Body Shaming: Omongan Orang Emang...

Jumat, Mei 08, 2020

image: https://www.instagram.com/p/BrS8tWflOxR/
Body Shaming biasanya yang kena kebanyakan cewek atau cowok?
Yang kena biasanya yang gendut atau kurus atau sedeng?
Body Shaming itu sebenernya apa sih? Pernah ngrasa bahwa kamu korban Body Shaming?

Terlepas dari pakem Body Shaming seperti apa, kalau orang merasa tersingung dan rasanya perih banget di hati kalau disinggung masalah bentuk badan, begitu body shaming. Bagiku.

Kamu cewek kok kurus banget. Cowok ga suka tau yang kurus banget. Atau, kamu kegedean badannya. Cowok ga akan suka dan males kali liat kamu. Atau kamu ga baik tau kegedean atau kekurusan, ga sehat.

Guys, ada loh zaman sekarang yang seperti itu. Entah keluarga dekat atau orang asing bakalan komen yang menurut mereka biasa aja, tapi kenanya tuh jahatttt bet dah. 

Nanti, kalau kita sakit hati, kita dibilangnya baperan. Bisanya sih senjatanya gitu. Baper amat, namanya kan kritik. Itu semua demi kebahagiaanmu atau kesehatanmu.Tapi, terima aja kalau kamu wanita yang kena body shaming. Terlahir jadi wanita itu emang udah dosa. Kurus, gendut, baju kebuka, kulit keliatan, itu udah salah. Dosa deh pokoknya. 
Tapi, kenapa kita sakit hati kalau dibilang gendut atau kurus? Padahal kenyataannya gitu. Kenapa ya?

Komunikasi. Komunikasi yang baik bisa menyampaikan pesannya tanpa perlu melukai. Anggap saja, mereka tidak tau perjalanan kita atau masalah kita dan alasan kenapa bentuk badan kita bisa menjadi "beda". Mereka tidak tahu, yang mereka tahu kita baik baik saja. 

Tapi sedih banget ga sih? Iya memang. Tapi lebih sedih lagi mereka, mereka jadi keliatan bodohnya.

Orang yang lama banget udah ga ketemu dan langsung nanya "kenapa kamu jadi kurus atau gede banget" itu adalah pertanyaan  basi yang keterlaluan. Tapi kamu juga tau kalau topik dalam hidupnya sebatas itu. Jadi, kalau kita pada posisi itu, kita bisa tanya kabar kesehatannya, atau kesibukannya. Setidaknya kita tidak sama sama bodohnya.

Kalian yang paling sakit dibilang apa perihal bentuk badan kalian?

Menurutku, resensi sakit hati yang pernah aku lalui adalah, dosa besar ketika badanmu terlalu besar. Mereka fokus pada "kekurangan" dan melihat kualitas diri manusia dari bentuk badannya. Mereka tampikan bagaimana karakter, kecerdasan, atau hal positif lainnya. Sebenernya banyak kata kata ang bikin sakit hati, tapi nanti saja. Aku tulis setelah semuanya mereda.

Share dong bagaimana kamu melalui perihal body shaming ini, atau ungkapan yang paling menyakitka yang pernah dengar.





You Might Also Like

0 Comments