hukum opini publik

Minggu, Mei 10, 2020


Menurut Hadley Cantril (dalam Sastropoetro, 1987:71-73), hukum-hukum OP adalah sbb:
1)      OP sangat peka terhadap peristiwa2 penting.
-          Peristiwanya: bisa apa saja
-          Penting: bagi tiap orang/ banyak orang
-          Contoh: kampanye pemilu, kuota haji, polling
2)      Peristiwa2 yg bersifat luar biasa dpt menggeser OP seketika.
-          Peristiwa yg ekstrim yg satu ke lainnya
-          Peristiwa banjir, penggusuran
-          Kegagalan suatu kebijakan
3)      Opini publik pd umumnya lbh byk ditentukan oleh peristiwa2 drpd kata2, kecuali kata2 itu sendiri suatu peristiwa.
-          Kata: Pemilu, kampanye, haji, banjir, parkir, macet, dsb
4)      Pernyataan lisan & tindakan2 merupakan hal yg penting sekali saat opini blm terbentuk.
5)      Pd umumnya opini publik tidak mendahului kejadian2, ia hanya mereaksi keadaan.
-          Biasanya ada peristiwa à reaksi à timbul opini publik
-          Ada kejadian tiba2 à opini publik
6)      Secara psikologis, opini pd dasarnya ditentukan oleh kepentingan pribadi.
-          Yg memengaruhi opini à jika terganggu à timbul reaksi
7)      Opini tidaklah menetap lama.
-          Opini mudah berubah
8)      Sekali kepentingan pribadi sudah tersangkut, maka opini tidak mudah diubah.
-          Sifat manusia kukuh pd pendirian
-          Kepentingan pribadi à kukuh
9)      Apabila kepentingan pribadi telah tersangkut maka opini publik di negara demokrasi, cenderung mendahului kebijaksanaan pihak berwajib
10)  Pada saat kritis rakyat menjadi lebih peka pd kemampuan pimpinannya.
11)  Rakyat akan kurang melakukan pertentangan thdp keputusan yg diambil pimpinannya.
12)  Rakyat memiliki lebih banyak opini & kemampuan membentuk opini2.
13)  Cita2 mewarnai opini publik. Suatu opini semata2 berdasarkan pd suatu cita2.
14)  Apabila rakyat dlm suatu masyarakat demokratis diberi kesempatan memperoleh pendidikan, maka opini publiknya lebih tahan uji.

Opini Publik dan Presure Group

Presure Group = golongan penekan
Golongan penekan/ organisasi2 yg melakukan tekanan:
-          Mahasiswa
-          LSM
-          Partai politik oposan
-          Pemuka pendapat (ekonomi, politik, agama)
Golongan/ organisasi penekan itu ditujukan kepada:
-          Legislatif
-          Para pejabat

You Might Also Like

0 Comments